Rangkuman Bab 4 - Lagu Populer Dalam Sajian Vokal Grup
Nama : Vania Zetri Sihotang
Kelas : 9F/25
Vokal grup merupakan bentuk penyajian vokal yang lebih ekspresif dibandingkan paduan suara karena dalam menyajikan vokal grup kita akan lebih mementingkan aspek keselarasan nada yang enak didengar dan lebih ekspresif bukan berarti partitur lengkap seperti aransemen lagu untuk kelompok paduan suara.
vokal grup terdiri dari lebih satu orang dan maksimal 10 orang.
Ciri-ciri vokal grup :
1. Vokal grup terdiri dari beberapa penyanyi, biasanya terdiri dari 3 sampai 10 orang.
2. Arasemen vokalnya bebas dan dalam membawakan lagu sebuah vokal grup lebih dapat ekspresif, misalnya dengan memberikan.
3. gerakan yang sesuai untuk menunjang makna lagu. Menggunakan improvisasi yang dominan.
4. Vokal grup dapat diiringi musik atau tidak diiringi musik.
Aransemen vokal
Sajian vokal grup yang langsung menyita perhatian adalah adanya aransemen lagu yang tentunya akan berbeda dari melodi aslinya. Aransemen lagu ini dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Mencari melodi utama atau pokok dari lagu yang telah dipilih. Sumbernya dapat diambil dari format Mp3, CD, atau partitur lagu.
b. Mencari akor atau harmoni. Akor dapat ditemukan dengan bantuan alat musik seperti piano atau gitar.
C. membaca suara untuk membaca suara diperlukan sedikit pengetahuan untuk akor misalnya lagu dalam tangga nada D = C susunan solmisasinya sebagai berikut.
Tingkatan Nada 1 2 3 4 5 6 7 8
Nama notasi C D E F G A B C
Solmisasi do re mi fa sol la si do
Akor yang digunakan dalam lagu Do=C berasal dari rangkaian nada di atas, setiap notasi akan menjadi not 1 dan untuk not 3 dan 5 dihitung secara berurutan dan jika dijabarkan sesuai dengan rumusan 1 3 5, maka susunan nada pada akornya yaitu :
INTRO
intro merupakan melodi awal yang dinyanyikan sebelum masuk lagu intinya intro ini dibuat untuk memberikan kesan yang lebih menarik dan lain dari lagu aslinya.
Membuat sajian lagu secara vokal grup merupakan rangkaian kegiatan musik yang menyenangkan, karena di dalam proses pengubahannya membutuhkan kreativitas yang dapat membuat sebuah lagu populer satu suara menjadi lebih dari satu suara dengan variasi nada yang ekspresif sesuai kebutuhan lagunya. Mengaransemen vokal grup akan lebih mudah dengan cara menentukan peran vokal yang tepat sesuai dengan wilayah nada setiap anggotanya. Aransemen lagu untuk vokal grup lebih bebas dan ekspresif, hal ini dapat disesuaikan dengan kreativitas pengubahnya yang penting setiap improvisasinya selalu berjalan di jalur akor yang sama dengan lagu utamanya.
Memberi nada untuk setiap suara. Misalnya dalam vokal grup akan dibagi 3 suara maka nada sudah tersedia berdasarkan akord dalam tabel di atas. Sebagai contoh, akan dibuat vokal grup wanita dengan susunan 3 suara yaitu S, MS, dan A [(Sopran (S), Mezo sopran 2 (MS), dan Alto (A)].
Jika melodi pokok atau utama lagu ada di sopran 1, maka sopran 2 dan alto tinggal menggunakan nada yang belum digunakan di akord tersebut sesuai dengan ketinggian nadanya, yaitu :
S do (melodi utama)
Ms mi
A sol (digunakan sol rendah)
Contoh pembagian suara untuk vokal grup pria adalah Tenor, Bariton, dan Bass. Proses pembuatan aransemen vokalnya hampir sama langkahnya dengan vokal grup wanita di atas, yaitu :
Tenor do (melodi utama)
Bariton mi
Bass sol (sol rendah)
Improvisasi lagu adalah membuat variasi nada pada melodi lagu di beberapa bagian saja dengan catatan pengembangan nada atau variasi nadanya harus tetap berjalan di akord yang sama. Variasi lainnya dapat dilakukan dengan menambahkan, misalnya intro dan akhir lagu yang menarik.
Hal ini tergantung pada kreativitas anggota vokal grup. Maka dari itu, teruslah perbanyak perbendaharaan variasi nada dan improvisasi lagu dengan banyak mendengarkan karya vokal grup yang terkenal dan bagus.
Improvisasi banyak digunakan suara Mezzo sopran, jadi bukan dengan mencari harmonisasi dari melodi suara Sopran tapi mengembangkan bentuk melodinya lebih variatif.
Komentar
Posting Komentar